HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Menu Navigasi

Sumberdaya Air Untuk Kegiatan Budidaya Perairan

Sumberdaya air yang memenuhi persyaratan serta sistem budidaya perairan merupakan dua faktor yang saling terkait dan sangat berperan dalam kesuksesan kegiatan budidaya perairan. Ketersediaan air secara kuantitatif maupun kualitatif merupakan prasyarat untuk bisa berlangsungnya kegiatan budidaya perairan. Berdasarkan kadar garamnya (salinitas), perairan dipermukaan bumi dibagi menjadi tiga golongan yaitu :
  1. Air tawar, air payau dan air laut. Air tawar memiliki salinitas 0 – 5 ppt,
  2. Air payau memliki salinitas 6 – 29 ppt dan 
  3. Air laut memiliki salinitas 30 – 35 ppt.
SUMBER AIR TAWAR UNTUK BUDIDAYA PERAIRAN
Perairan tawar terdapat di daratan mulai dari pegunungan, perbukitan hingga dataran rendah di dekat pantai. Perairan tawar dipermukaan bumi bisa berupa waduk, danau, situ, sungai, saluran irigasi, mata air, sumur dan air hujan. Bentuk perairan tawar tersebut dapat dikelompokkan menjadi :
  1. Aliran yang terdiri dari sungai dan saluran irigasi,
  2. Genangan yang terdiri dari danau, waduk dan situ,
  3. Curahan yang berupa mata air, air sumur (air tanah) dan air hujan.
Danau air tawar merupakan salahsatu sumber air untuk kegiatan budidaya perikanan

Perbedaan sumber air tawar tersebut dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Sungai adalah aliran air di permukaan bumi yang terjadi secara alamiah, bergerak dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.
  2. Saluran irigasi merupakan aliran air dipermukaan bumi yang terjadi bukan secara alami, melainkan sengaja dibuat manusia untuk keperluan tertentu. Aliran air diarahkan untuk berbagai keperluan, antara lain pertanian/perkebunan, perikanan, perkotaan dan sebagainya.
  3. Danau adalah genangan air dipermukaan bumi yang terjadi secara alamiah. Cekungan yang terbentuk secara alamiah dipermukaan bumi terisi oleh air yang berasal dari mata air, sungai atau hujan. Danau terdapat di pegunungan, perbukitan, dataran rendah dan dataran tinggi. Danau yang terdapat dipegunungan dan perbukitan umumnya memiliki air yang jernih dan miskin unsur hara sehingga kandungan fitoplankton yang sedikit. Danau yang tidak subur ini disebut oligotrofik, sedangkan danau yang subur disebut eutrofik dan yang kesuburannya sedang disebut mesotrofik.
  4. Waduk adalah danau buatan yang dibangun dengan cara membendung sungai dengan dam (bendungan). Dengan adanya dam yang menahan aliran air sungai tersebut terjadilah penggenangan (inundasi) sepadan sungai (watershed) dan daerah tangkapan hujan disekitarnya sehingga sungai menjadi sangat melebar dan berubah jadi danau.
  5. Situ adalah danau atau waduk yang berukuran kecil, baik luasan, kedalaman maupun volume airnya. Kata Situ diadopsi dari bahasa Sunda yang arti sesungguhnya adalah danau.
  6. Mata air adalah air tanah yang keluar dari perut bumi. Aliran air bawah tanah tersebut merupakan kumpulan dari rembesan air didalam tanah dan muncul ke permukaan bumi sebagai mata air. Mata air umumnya jernih dan unsur hara yang dikandungnya tergantung pada jenis batuan yang terdapat di aliran air bawah tanah tersebut. Mata air yang keluar dari permukaan bumi kemudian mengalir membentuk aliran sungai kecil dan masuk ke aliran sungai besar bersama aliran sungai kecil lainnya dan bermuara ke hilir pantai.
  7. Air sumur diperoleh dengan menggali tanah hingga kedalaman tertentu. Pada kedalaman tersebut, penggalian tanah bisa mencapai/mengenai aliran air/sungai bawah tanah. Akibat tekanan air dari sungai bawah tanah tersebut. massa air bisa bergerak ke atas mengisi rongga dasar sumur sehingga menjadi sediaan (tandon) air.
  8. Air hujan berasal dari presivitasi uap air di udara. Uap air tersebut berasal dari evaporasi dan transpirasi permukaan bumi akibat adanya sinar matahari. Uap air yang melayang-layang tersebut selanjutnya bersatu dan berkumpul sehingga memiliki bobot yang cukup untuk jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan. Dipermukaan bumi, curahan hujan tersebut sebagian meresap ke dalam tanah (infiltrasi) dan sebagian lagi mengalir (perkolasi) membentuk sungai dan menggenang membentuk danau.
SUMBER AIR PAYAU UNTUK BUDIDAYA PERAIRAN
Perairan payau berlokasi di muara sungai dan pantai tempat terjadinya transisi dari kondisi air tawar ke kondisi air asin. Selain muara sungai dan pantai, air payau juga bisa ditemukan di rawa dekat pantai dan memiliki salinitas dengan kisaran yang sangat lebar, yakni salinitas antara 6 – 29 ppt.
Daerah estuaria memiliki perairan payau yang dapat digunakan untuk kegiatan budidaya perikanan payau

SUMBER AIR LAUT UNTUK BUDIDAYA PERAIRAN
Sedangkan perairan laut adalah perairan yang berada di laut dan memiliki kadar garam (salinitas) > 30 ppt. Perairan laut dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kriteria yakni berdasarkan kedalaman terdiri dari perairan dangkal (shallow sea) <30 m dan laut dalam (deep sea) > 30 m.
Laut merupakan sumer air asin untuk kegiatan budidaya perikanan

Berdasarkan keterlindungannya, perairan laut dikelompokkan menjadi laut terbuka/laut lepas (open sea/off shore) dan laut terlindung berupa teluk, selat, tanjung dan perairan dangkal.

Sumber : Buku Dasar - Dasar Budidaya Perairan

Semoga Bermanfaat...
Bagikan ke Facebook

Artikel Terkait